CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Rabu, 30 Januari 2008

Maafkan, Jika Kau Tak Berkenan

di tiap saat kehadiranmu
kutemukan serpihan hati
yang kusendiri tak sadar kan keberadaannya

keindahan yang terlukis di parasmu
tumbuhkan rasa yang keberadaannya sangat pudar

maafkan aku yang lancang memupuk rasa itu
andai saja bisa kutumpas rasa itu
mungkin segera kulakukan

kaulah sesejuk udara pagi
yang jika aku melupakanmu akan membuatku mati

akupun takkan sanggup mencintaimu
jika tiada kau buka pintu hatimu

hingga kau hentikan

jantung dan pikiran saling berlari kencang
secepat angin yang berhembus dari selatan ke utara
satu nyawa tengah dilanda resah

daun kembali menari bimbang
seperti rindu yang tak pernah berhenti mendera
melebihi bunyi sirine kemarin….
sekarang kau tengah mengukur jarak denganku

angin semakin mendesah kencang dalam hembud derai gerimis
hingga kau hentikan langkahku kini…

Lautan Kata

engkau adalah lautan aksara yang tak bisa kurangkai
dengan sederhana

engkau adalah lautan kata yang tak bisa kukata
dengan hati terbuka

engkau adalah lautan makna yang tak bisa kucerna
dengan sekali warna

engkau adakah lautan sunyi yang tak bisa kutembus
walau dengan rindu menghunus

engkau adalah lautan mimpi yang tak bisa kubeli
walau kugadai hati

engkau adalah lautan yang tak kumengerti